Resume Artikel Ilmiah “Komposisi Kimia, Mineral, dan Vitamin Crackers Prebiotik dengan Penambahan Garam Rumput Laut”
Penelitian berjudul “Komposisi Kimia, Mineral, dan Vitamin Crackers Prebiotik dengan Penambahan Garam Rumput Laut” yang ditulis oleh Asadatun Abdullah, Nurjanah, Anggrei Viona Seulalae,dan Anita Nurul Firdaos ini bertujuan untuk menganalisis komposisi kimia, mineral, dan vitamin dari biskuit prebiotik yang ditambahkan garam rumput laut, khususnya dari jenis Sargassum polycystum. Penambahan garam rumput laut sebanyak 2% pada biskuit prebiotik memberikan pengaruh signifikan terhadap komposisi kimianya. Secara khusus, terjadi peningkatan kadar abu dan lipid dalam biskuit yang ditambahkan garam rumput laut, sementara kadar air, karbohidrat, dan serat pangan mengalami penurunan. Menariknya, kandungan protein pada biskuit tetap stabil dan berada dalam kisaran yang sesuai dengan standar SNI 2973:2018 untuk biskuit, dengan nilai sebesar 8,72% pada biskuit tanpa garam rumput laut (F0) dan 8,63% pada biskuit dengan penambahan garam rumput laut (F1).
Lebih lanjut, analisis terhadap kandungan mineral dalam biskuit menunjukkan bahwa biskuit yang ditambahkan garam rumput laut mengandung berbagai mineral penting dalam jumlah yang signifikan. Beberapa mineral yang terdeteksi dalam biskuit tersebut antara lain natrium (Na) sebesar 389,72 mg/100 g, kalium (K) sebesar 1.271,60 mg/100 g, kalsium (Ca) sebesar 224,61 mg/100 g, magnesium (Mg) sebesar 73,83 mg/100 g, dan zat besi (Fe) sebesar 4,22 mg/100 g. Kandungan vitamin dalam biskuit yang ditambahkan garam rumput laut juga dianalisis, dengan hasil menunjukkan bahwa kandungan vitamin B6 mencapai 7,02 mg/100 g, sementara vitamin lain seperti B2 dan B12 tidak terdeteksi dalam jumlah yang signifikan.
Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penambahan garam rumput laut pada biskuit prebiotik tidak hanya meningkatkan kandungan mineral dan vitamin, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan bagi konsumen. Dengan adanya peningkatan kandungan mineral seperti natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi, biskuit prebiotik dengan garam rumput laut ini dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi konsumen yang mencari produk pangan yang kaya akan nutrisi. Selain itu, keberadaan vitamin B6 dalam jumlah yang signifikan juga memberikan nilai tambah pada biskuit ini, mengingat peran penting vitamin B6 dalam berbagai fungsi biologis, termasuk metabolisme protein dan pembentukan neurotransmitter. Penelitian ini membuka peluang bagi pengembangan lebih lanjut produk pangan fungsional yang memanfaatkan potensi garam rumput laut, serta memberikan kontribusi positif terhadap diversifikasi produk pangan sehat di Indonesia.
Komentar
Posting Komentar